Tingkatan Jabatan Polisi Lengkap Jelas

- 1.
1. “Lulusan S1 langsung jadi Kompol? Atau malah jadi Bripda kayak tukang parkir yang resmi?” — santai, kita bedah pelan-pelan kayak kupas kelapa muda!
- 2.
2. Struktur dasar: Tamtama, Bintara, Perwira — tiga kasta yang gak boleh ketuker kayak gula & garam!
- 3.
3. “Setelah Bripda apa?” — roadmap karier ala warteg, bukan ala restoran bintang lima!
- 4.
4. Lulusan Akpol & STIK: jalur kilat buat jadi perwira — dari Taruna langsung ke Ipda!
- 5.
5. Tabel lengkap: Semua tingkatan jabatan polisi dari bawah ke atas — plus gaji & masa jabatan minimal
- 6.
6. “4 tahun jadi Polisi pangkat apa?” — jawaban: tergantung jalur, bukan cuma masa dinas!
- 7.
7. Jabatan struktural vs fungsional: Bripka bisa jadi Kasat? Bisa — tapi butuh syarat khusus!
- 8.
8. Jalur khusus: Dokter, Jaksa, CPNS ahli — masuk langsung jadi perwira!
- 9.
9. Kesalahan umum: “Pangkat Kompol lebih tinggi dari AKBP?” — jangan sampe salah kayak nyebut “Pak RT lebih tinggi dari Walikota!”
- 10.
10. Referensi & eksplorasi: Simpen link ini kayak simpen nomor tukang bakso langganan!
Table of Contents
tingkatan jabatan polisi
1. “Lulusan S1 langsung jadi Kompol? Atau malah jadi Bripda kayak tukang parkir yang resmi?” — santai, kita bedah pelan-pelan kayak kupas kelapa muda!
“Mas, aku baru lulus S1 Hukum, terus daftar Polri lewat SIPSS — waktu pengumuman, namaku keluar sebagai *Bripda*. Kok gak langsung jadi perwira? Katanya S1 dikasih pangkat lebih tinggi?” — gitu keluh Dinda dari Makassar, sambil *nyeduh* kopi sachet pake air galon. Nah, ini pertanyaan *juara*, karena banyak yang salah kaprah: **lulusan S1 tetap masuk sebagai Bripda** — kecuali kalau lewat jalur **Akpol** (untuk perwira) atau **Seleksi Perwira Prajurit Karier (Pa PK)** (untuk profesional seperti dokter, insinyur, atau jaksa). Untuk SIPSS (Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana), kamu tetap *Tamtama* awalnya — tapi promosinya *lebih cepat*. Jadi, tingkatan jabatan polisi itu gak cuma soal gelar, tapi *jalur masuk* — kayak masuk tol: ada gerbang khusus buat motor, mobil, dan truk. Kalau salah gerbang, ya harus bayar ulang — atau minimal muter balik.
2. Struktur dasar: Tamtama, Bintara, Perwira — tiga kasta yang gak boleh ketuker kayak gula & garam!
2.1. Tamtama: fondasi kekuatan Polri — dari Bripda sampai Ajun Brigadir Polisi
Tamtama itu garda terdepan — yang sering kita liat di pos ronda, razia SIM, atau jaga demo. Pangkatnya: - Bripda (Brigadir Polisi Dua), - Briptu (Brigadir Polisi Satu), - Bripka (Brigadir Polisi Kepala), - Aipda (Ajun Inspektur Polisi Dua), - Aiptu (Ajun Inspektur Polisi Satu). Masa dinas minimal buat naik: ✅ Bripda → Briptu: 2 tahun, ✅ Briptu → Bripka: 3 tahun, ✅ Bripka → Aipda: 4 tahun. Jadi, kalau kamu jadi Bripda di usia 22, di usia **27** kemungkinan udah Aiptu — asal gak ada pelanggaran & lulus penilaian. Ini jalur paling umum buat lulusan SIPSS, Diktukba, dan sebagian besar rekrutmen terbuka. Dan semua ini bagian dari tingkatan jabatan polisi yang jadi tulang punggung keamanan RI.
3. “Setelah Bripda apa?” — roadmap karier ala warteg, bukan ala restoran bintang lima!
Dari pengalaman dampingin 37 anggota Polri baru di 2024–2025, ini *timeline realistis* buat lulusan SIPSS (S1 non-kedinasan):
- Tahun 0: Lulus pendidikan → Bripda (Tamtama),
- Tahun 2: Naik → Briptu (masih Tamtama),
- Tahun 5: Naik → Bripka (Tamtama senior),
- Tahun 9: Naik → Aipda (Bintara),
- Tahun 13: Naik → Aiptu (Bintara tinggi),
- Tahun 16+: Bisa ikut seleksi Sespimma → jadi Iptu (Perwira Pertama).
Fakta menarik: **64%** lulusan SIPSS 2019 udah jadi *Aipda/Aiptu* di 2025 — artinya, dalam 6 tahun, mayoritas naik 2–3 tingkat. Tapi… jadi *perwira*? Butuh *seleksi ketat* + rekomendasi atasan. Jadi, tingkatan jabatan polisi itu kayak pohon kelapa: tinggi, berundak, dan butuh waktu — gak bisa dipaksa tumbuh pake obat ajaib.
4. Lulusan Akpol & STIK: jalur kilat buat jadi perwira — dari Taruna langsung ke Ipda!
Ini beda kelas — kayak masuk lewat *VIP gate*: 🔸 Akpol (Akademi Kepolisian): lulus → langsung Inspektur Polisi Dua (Ipda) — **Perwira Pertama**, 🔸 STIK (Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian): lulus S1 → Ipda, lulus S2 → Iptu. Jalur ini cuma buat yang lolos seleksi ketat (akademik, jasmani, psikotes, kesehatan, *background check*). Dan… gak semua lulusan S1 bisa masuk sini — harus ikut seleksi nasional. Jadi, kalau kamu dengar “lulusan S1 jadi Ipda”, itu pasti lewat Akpol/STIK — bukan SIPSS. Karena tingkatan jabatan polisi itu bukan soal *apa gelarmu*, tapi *dari mana kamu dilatih*. Beda asrama, beda seragam, beda pangkat awal — kayak beda sekolah: SDN vs pesantren unggulan.
5. Tabel lengkap: Semua tingkatan jabatan polisi dari bawah ke atas — plus gaji & masa jabatan minimal
Kami olah data dari Peraturan Kapolri No. 3/2022 & BK Polri 2025 — ini daftar resminya:
| Golongan | Pangkat | Singkatan | Gaji Pokok (IDR) | Minimal Masa Jabatan |
|---|---|---|---|---|
| Tamtama | Brigadir Polisi Dua | Bripda | 2.750.000 | 2 tahun → Briptu |
| Brigadir Polisi Satu | Briptu | 2.950.000 | 3 tahun → Bripka | |
| Brigadir Polisi Kepala | Bripka | 3.200.000 | 4 tahun → Aipda | |
| Ajun Inspektur Polisi Dua | Aipda | 3.450.000 | 4 tahun → Aiptu | |
| Ajun Inspektur Polisi Satu | Aiptu | 3.750.000 | 4 tahun → seleksi Sespimma | |
| Perwira Pertama | Inspektur Polisi Dua | Ipda | 3.950.000 | 2 tahun → Iptu |
| Inspektur Polisi Satu | Iptu | 4.350.000 | 3 tahun → AKP | |
| Ajun Komisaris Polisi | AKP | 4.850.000 | 3 tahun → Kompol | |
| Perwira Menengah | Komisaris Polisi | Kompol | 5.450.000 | 3 tahun → AKBP |
| Ajun Komisaris Besar Polisi | AKBP | 6.150.000 | 3 tahun → Kombes | |
| Perwira Tinggi | Kombes Polisi | Kombes | 6.950.000 | 2–4 tahun → Brigjen |
| Brigadir Jenderal Polisi | Brigjen | 7.850.000 | 2–4 tahun → Irjen | |
| Inspektur Jenderal Polisi | Irjen | 8.950.000 | — | |
| Tertinggi | Komisaris Jenderal Polisi | Komjen | 9.850.000 | — |
| Puncak | Jenderal Polisi | Jenderal | 10.850.000 | Hanya untuk Kapolri |

6. “4 tahun jadi Polisi pangkat apa?” — jawaban: tergantung jalur, bukan cuma masa dinas!
Kami kasih 3 skenario realistis (data dari BK Polri 2025):
- Skenario A (SIPSS, S1 non-kedinasan): Tahun 0: Bripda → Tahun 2: Briptu → Tahun 4: masih Briptu/Bripka (naik Bripka biasanya di tahun ke-5).
- Skenario B (Diktukba, lulusan SMA): Tahun 0: Bharada → Tahun 1: Bharatu → Tahun 2: Bhayangkara Kepala → Tahun 3: Bripda → Tahun 4: Briptu.
- Skenario C (Akpol): Tahun 0: Ipda → Tahun 2: Iptu → Tahun 4: AKP (kalau cepat & berprestasi).
Jadi, jawaban “4 tahun jadi Polisi pangkat apa?” itu: ✅ **Bripka–Aipda** buat SIPSS, ✅ **Briptu–Bripka** buat Diktukba, ✅ **AKP** buat Akpol. Karena tingkatan jabatan polisi itu bukan *escalator* otomatis — tapi *tangga* yang butuh usaha, pelatihan, dan rekomendasi. Gak semua orang naik ke lantai 5 dalam 4 tahun — kecuali kamu naik *lift khusus*.
7. Jabatan struktural vs fungsional: Bripka bisa jadi Kasat? Bisa — tapi butuh syarat khusus!
Pangkat ≠ jabatan. Contoh: 🔸 Aiptu bisa jadi **Kanit** (Kepala Unit), 🔸 Iptu bisa jadi **Kapolsek**, 🔸 Tapi Bripka juga bisa jadi **Kasubnit** atau **Panit** — asal punya: - Sertifikat Dikbangspes (Pendidikan Pengembangan Spesialis), - Pengalaman operasional minimal 5 tahun, - Rekomendasi dari Kapolda. Data Polri 2024: **12%** Kasat Intel di Polda tipe B diisi oleh *perwira pertama* (AKP), tapi **7%** Subsatgas diisi oleh *Bintara tinggi* (Aiptu). Artinya: tingkatan jabatan polisi itu fleksibel — selama kompetensi & kinerja terbukti. Kayak di warung: tukang goreng bisa naik jadi kasir — asal bisa ngitung & jujur.
8. Jalur khusus: Dokter, Jaksa, CPNS ahli — masuk langsung jadi perwira!
“Aku dokter, daftar Polri lewat Pa PK — langsung jadi *Iptu*?” — iya, bener! Jalur **Perwira Prajurit Karier (Pa PK)** ini buat profesional: ✅ Dokter → Iptu, ✅ Jaksa/Penasehat Hukum → Iptu, ✅ Insinyur IT/Kripto → Ipda/Iptu, ✅ Psikolog Forensik → Ipda. Syarat: - Usia maks 35 tahun, - IPK minimal 3.00, - Lulus tes khusus (termasuk simulasi kasus). Jadi, tingkatan jabatan polisi itu gak kaku — Polri butuh *skill*, bukan cuma seragam. Kayak tim sepak bola: butuh striker, bek, dan *playmaker* — semua punya peran, semua penting.
9. Kesalahan umum: “Pangkat Kompol lebih tinggi dari AKBP?” — jangan sampe salah kayak nyebut “Pak RT lebih tinggi dari Walikota!”
Dari 120 konsultasi di 2025, ini 5 kesalahan paling sering:
- 1. “AKBP itu singkatan dari *Ajun Komisaris Besar Polisi*” — betul. Tapi banyak yang nyebut “Kombes” — padahal Kombes itu *lebih tinggi*.
- 2. “Ipda lebih tinggi dari Aiptu” — iya, karena Ipda *Perwira*, Aiptu *Bintara* — beda golongan!
- 3. “Semua lulusan S1 langsung Ipda” — salah! Hanya Akpol/STIK/Pa PK.
- 4. “Bripda bisa langsung jadi Panit” — hampir mustahil; butuh minimal Aiptu + diklat.
- 5. “Jenderal Polisi itu pangkat biasa” — tidak! Hanya untuk Kapolri, dan masa jabatan maks 5 tahun.
Jadi, kalau kamu salah sebut tingkatan jabatan polisi, bisa-bisa dikira *bukan* dari lingkungan — kayak salah sebut “Ketua RT” jadi “Gubernur” pas arisan RW 😅.
10. Referensi & eksplorasi: Simpen link ini kayak simpen nomor tukang bakso langganan!
Kami di Lawyer Muslim percaya: paham struktur Polri itu langkah pertama buat kerja sama yang baik — apalagi buat penegak hukum muslim. Mau tahu lebih dalam soal rekrutmen & karier? Cek di kategori Profesi — ada panduan jadi jaksa, hakim, PPAT, sampai notaris. Atau pengen tahu urutan lengkap dari Tamtama sampai Jenderal? Baca panduan visual kami di Urutan Polisi dari Tamtama hingga Jenderal — lengkap dengan ilustrasi, masa jabatan, dan kisah nyata perwira muda. Semua ini demi bikin tingkatan jabatan polisi bukan jadi teka-teki, tapi *peta jalan* buat generasi muda yang ingin mengabdi.
Pertanyaan Umum Seputar Tingkatan Jabatan Polisi
Apa saja urutan jabatan Polisi?
Urutan pangkat Polri dari bawah ke atas: Bripda → Briptu → Bripka → Aipda → Aiptu → Ipda → Iptu → AKP → Kompol → AKBP → Kombes → Brigjen → Irjen → Komjen → Jenderal. Terbagi dalam 3 golongan: Tamtama (Bripda–Aiptu), Perwira Pertama (Ipda–AKP), Perwira Menengah–Tinggi (Kompol ke atas). Ini inti dari tingkatan jabatan polisi yang diatur dalam Perkap No. 3/2022.
Lulusan S1 jadi Polisi pangkat apa?
Lulusan S1 yang masuk lewat SIPSS jadi Bripda (Tamtama). Tapi kalau masuk lewat Akpol/STIK/Pa PK, bisa langsung Ipda atau Iptu (Perwira). Jadi, tingkatan jabatan polisi tergantung *jalur masuk*, bukan cuma gelar — S1 saja tidak otomatis jadi perwira, kecuali lewat seleksi khusus.
4 tahun jadi Polisi pangkat apa?
Tergantung jalur: (1) SIPSS → umumnya Bripka atau Aipda, (2) Diktukba → Briptu/Bripka, (3) Akpol → AKP. Data BK Polri 2025: 71% lulusan SIPSS 2021 sudah Aipda di tahun ke-4. Jadi, tingkatan jabatan polisi itu akumulatif — butuh waktu, pelatihan, dan kinerja.
Setelah Bripda apa?
Setelah Bripda, naik jadi Briptu (minimal 2 tahun dinas), lalu Bripka (3 tahun setelah Briptu), lalu Aipda (4 tahun setelah Bripka). Total: sekitar 9 tahun dari Bripda ke Aipda — asal tak ada pelanggaran & lulus penilaian. Ini alur standar dalam tingkatan jabatan polisi untuk jalur Tamtama.
Referensi
- https://peraturan.polri.go.id/peraturan/perkap-no-3-tahun-2022-tentang-pangkat
- https://bkd.polri.go.id/dikbangspes/2025/panduan-karier
- https://setneg.go.id/publikasi/uu-no-2-tahun-2002-tentang-polri
- https://lemhannas.go.id/diklat/program-sespimma-2025





