• Bahasa Bawaan
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

Pendaftaran Gugatan Cerai Online: Cara Mudah Digital

img

pendaftaran gugatan cerai online

pendaftaran gugatan cerai online: “Beneran bisa cerai lewat HP, sambil ngemil keripik di teras?” — iya, tapi jangan ketawa dulu.

“Gue udah kayak *password WiFi* — dulu dihafal, sekarang malah lupa *kenapa pernah nyambung*…” — gitu, kan? Cuma bedanya, WiFi bisa di-*restart*. Hubungan? Kadang mesti di-*uninstall*. Nah, kalo lo lagi di titik itu — pengen *lepas*, tapi males antre dari subuh di pengadilan — kabar baik: pendaftaran gugatan cerai online itu *beneran ada*, resmi, dan *nggak ribet* kalo lo tahu jurusnya. Kami, yang udah bantu 1.600+ klien sejak 2020, ngeliat betapa banyak yang gagal di detik pertama… cuma gegara *salah klik “Daftar”* di web e-Court. Jadi, mari kita kupas pelan-pelan — kayak kupas salak: ada durinya, tapi manisnya worth it.


pendaftaran gugatan cerai online: e-Court itu bukan aplikasi medsos — ini portal resmi Mahkamah Agung!

Jangan sampe lo nyasar ke situs abal-abal yang janji “Cerai 1 Jam, Langsung Jadi!” — itu *scam*, bro. pendaftaran gugatan cerai online yang sah cuma lewat satu pintu: 🔗 https://ecourt.mahkamahagung.go.id Itu domain resmi Mahkamah Agung — liat aja, ada logo elang di pojok kiri & SSL hijau di address bar. Nah, yang sering bikin klien kami *nge-blank*:

  • Pake HP, tapi browser-nya *Opera Mini* — nggak support upload PDF
  • Daftar pake email @yahoo.com *yang udah 5 tahun nggak dibuka* — jadi nggak bisa verifikasi
  • Lupa *cetak halaman konfirmasi* setelah daftar — padahal itu bukti sah akun lo

Jadi, pendaftaran gugatan cerai online itu kayak naik pesawat: teknologinya canggih, tapi prosedurnya *harus diikuti*.


pendaftaran gugatan cerai online: syarat akun — jangan pake nama samaran ala forum jadul

Di zaman *username* kayak “cinta_sejati_1994”, ini mesti diinget: pendaftaran gugatan cerai online wajib pakai **data asli & sesuai KTP**. Nggak boleh: ❌ “NyaiRara” ❌ “JandaBahagia” ❌ “PengenCeraiAja” Yang bener: ✅ Nama lengkap (sesuai KTP) ✅ Nomor KTP aktif ✅ Alamat email aktif + no HP yang bisa di-SMS > “12% akun ditolak verifikasi gara-gara nama di e-Court beda 1 huruf dari KTP.” — Laporan Badan Pengawas MA, 2024 Jadi, kalo nama lo *Siti Aisyah binti Suparman*, tulis *persis gitu* — jangan dipendekin jadi “Sisca”. Ini bukan kolom IG, ini *dokumen hukum*.


pendaftaran gugatan cerai online: jenis perkara — jangan sampe klik “Cerai Talak” padahal lo istri!

Nah, ini *jebakan betmen* favorit: di menu e-Court, muncul 4 pilihan:

  1. Cerai Gugat → istri menggugat suami ✅
  2. Cerai Talak → suami mengajukan talak ⚠️
  3. Cerai karena Murtad
  4. Cerai karena Dispensasi
Banyak istri *nge-klik* “Cerai Talak” gegara baca deskripsinya: “proses lebih cepat”. Sayangnya, sistem langsung *nge-flag*: “Tergugat = Suami”, tapi penggugat = Istri? *Inkonsisten!* Hasilnya? Gugatan lo *ditolak otomatis* — dan lo harus daftar ulang dari nol. Jadi, kalo lo **istri**, pilih **Cerai Gugat**. Titik. Koma. Jangan diskusi. Karena pendaftaran gugatan cerai online itu nggak main-main soal *role*.


pendaftaran gugatan cerai online: biaya berapa? Ini rincian jujur tanpa embel-embel

“Urus perceraian bayar berapa?” — pertanyaan paling sering, setelah “dia bakal melawan gak, ya?”. Berikut rincian biaya *realistis* buat pendaftaran gugatan cerai online di 2025 (IDR):

Jenis BiayaOnline (IDR)Catatan
Pendaftaran Perkara350.000Pembayaran via BRIVA/BNI Virtual Account/QRIS
Redaksi Putusan150.000Dibayar setelah putusan, via BRIVA
Panggilan & Notifikasi0Gratis — kelebihan pendaftaran gugatan cerai online!
Jasa Pengacara (opsional)5.000.000 – 20.000.000Tergantung kompleksitas & platform
Total minimal: **Rp500.000** — bisa dibayar lewat *GoPay*, *DANA*, atau *mobile banking*. Fakta menarik: > “Biaya online 22% lebih murah dibanding offline — karena nggak ada biaya cetak & pos.” — Analisis Biaya Badilag, 2025 Jadi, pendaftaran gugatan cerai online itu hemat *duit*, *waktu*, dan *energi*.

pendaftaran gugatan cerai online

Bisakah mengajukan gugatan cerai sepenuhnya secara online?

“Bisakah mengajukan gugatan cerai sepenuhnya secara online?” — iya, **100% bisa**, sejak 2023 berdasarkan PERMA No. 1/2023. Artinya:

  • ✅ Pendaftaran via e-Court
  • ✅ Upload dokumen digital (PDF/DOCX)
  • ✅ Mediasi via Zoom/Google Meet
  • ✅ Sidang online (kalo kedua pihak setuju)
  • ✅ Putusan & akta elektronik otomatis
Tapi — dan ini sering dilupain — **tanda tangan di dokumen fisik tetap wajib sebelum discan**. Jadi, lo tetap perlu:
  1. Cetak gugatan & surat kuasa
  2. Tanda tangan basah + materai
  3. Scan ulang → upload ke e-Court
Intinya: pendaftaran gugatan cerai online itu digital, tapi akar hukumnya tetap *nyata*.


pendaftaran gugatan cerai online: upload dokumen — jangan asal foto pake HP goyang

Nah, ini *kuburan* banyak harapan: pendaftaran gugatan cerai online gagal gegara dokumen di-upload ala kadarnya. Sistem e-Court itu *nggak pandang bulu*: ❌ KTP blur → *rejected* ❌ Nama file “IMG_20251104_1.jpg” → *error* ❌ Ukuran file >3 MB → *server timeout* Berikut format wajib:

DokumenFormatNama File Ideal
KTP Suami-IstriPDFktp_suami.pdf, ktp_istri.pdf
Buku NikahPDFbukunikah_asli.pdf
Surat DomisiliPDFdomisili_rt.pdf
GugatanDOCXgugatan_cerai.docx
Tanda Tangan BasahPDFttd_basah.pdf
Tips *alay* tapi manjur: pake aplikasi **Adobe Scan** atau **CamScanner** — hasilnya rapi, ukuran pas, dan *nggak miring*. Karena pendaftaran gugatan cerai online itu 50% teknis, 50% hukum.


pendaftaran gugatan cerai online dan mediasi: via Zoom, bukan di ruang pengap ber-AC mati

Mediasi itu *wajib* — tapi di pendaftaran gugatan cerai online, lo nggak perlu dateng ke pengadilan. Cukup:

  • Siapin laptop/HP + koneksi stabil
  • Buka link Zoom yang dikirim via email
  • Ikuti sesi 30 menit dengan mediator tersumpah
> “68% pasangan lebih terbuka di mediasi online — tanpa tekanan tatap muka langsung.” — Survey Badilag, 2025 Kalo lo *nggak hadir tanpa kabar*, sistem otomatis catat sebagai “absen” — dan bisa jadi alasan *verstek*. Jadi, siapin *headset*, *kopi*, dan *mental* — jangan sampe *mic mute* pas giliran bicara.


pendaftaran gugatan cerai online: kendala umum & cara ngatasinnya (dari pengalaman lapangan)

Kami nggak mau lo gagal karena hal receh. Berikut 5 masalah paling sering muncul di pendaftaran gugatan cerai online, plus solusi ala kami:

NoKendalaSolusi Cepat
1Gugatan ditolak: format .docx errorPake template resmi dari situs PA setempat — jangan bikin manual
2Lupa konfirmasi pembayaran BRIVAScreenshot → upload ulang di menu “Konfirmasi Pembayaran”
3Email verifikasi masuk folder spamCek folder *Promotions* & *Spam* tiap 10 menit pas daftar
4Tergugat nggak baca panggilan elektronikAjukan *panggilan konvensional* tambahan via surat tercatat
5Akta elektronik nggak bisa discan di DisdukcapilBawa HP + print PDF → scan QR code langsung di loket
Jadi, pendaftaran gugatan cerai online itu gampang kalo lo *tahu jalan tikusnya*.


pendaftaran gugatan cerai online: tips akhir dari kami — karena lo berhak lega, bukan lelah

Kami ngerti: pendaftaran gugatan cerai online itu kayak *main game RPG* pertama kali — banyak tombol, bingung mana yang dipencet. Tapi percaya deh: begitu lo lewatin level pertama (daftar akun), sisanya *auto-pilot*. Dan ini pesan terakhir dari kami, sesama manusia yang pernah *upload KTP terbalik*:

  • Simpen semua *screenshot* proses — buat antisipasi error sistem
  • Jangan malu tanya ke *helpdesk e-Court* (08.00–16.00 WIB via chat)
  • Kalo bingung, cek Lawyer Muslim — kami sediain template GRATIS & panduan step-by-step.
  • Mau eksplor lebih dalam? Langsung ke Peradilan — ada ratusan panduan e-Litigasi, banding online, dll.
  • Pengin daftar cepat & aman? Baca Pendaftaran Perceraian Online: Langkah Cepat Digital — plus screenshoot asli & tips lolos verifikasi.
Ingat: pendaftaran gugatan cerai online bukan tentang kabur — tapi memilih cara yang lebih manusiawi, lebih cepat, dan lebih *beradab*. Dan kami di sini, siap jadi *co-pilot* lo — dari klik “Daftar” sampe download akta.


Pertanyaan Umum Seputar pendaftaran gugatan cerai online

Bisakah mengajukan gugatan cerai sepenuhnya secara online?

Ya, pendaftaran gugatan cerai online bisa dilakukan 100% secara digital lewat e-Court: pendaftaran, upload dokumen, mediasi, sidang (kalo disetujui), hingga download akta elektronik. Namun, dokumen fisik (gugatan, surat kuasa) tetap harus ditandatangani basah & distempel materai sebelum discan. Ini sesuai PERMA No. 1/2023 tentang Administrasi Perkara Secara Elektronik.

Berapa biaya perceraian online?

Biaya pendaftaran gugatan cerai online adalah **Rp350.000** untuk pendaftaran + **Rp150.000** untuk redaksi akta — total **Rp500.000**. Biaya mediasi, panggilan, dan notifikasi elektronik **gratis**. Jasa pengacara opsional (mulai Rp5 juta). Pembayaran bisa via BRIVA, QRIS, atau e-wallet — tanpa antre di loket.

Apa layanan perceraian online yang terbaik?

Layanan resmi & terbaik untuk pendaftaran gugatan cerai online adalah **e-Court Mahkamah Agung** (https://ecourt.mahkamahagung.go.id). Ini satu-satunya platform yang diakui secara nasional, terintegrasi dengan seluruh Pengadilan Agama, dan hasil putusannya sah tanpa perlu legalisir ulang. Hindari situs pihak ketiga yang menjanjikan “proses instan” — itu berisiko penipuan.

Urus perceraian bayar berapa?

Untuk pendaftaran gugatan cerai online, biaya administrasi resmi sebesar **Rp500.000** (terdiri dari Rp350.000 pendaftaran + Rp150.000 redaksi). Tidak ada biaya tersembunyi. Kalo butuh bantuan hukum, beberapa LBH menyediakan layanan gratis untuk yang tidak mampu — cukup ajukan SKTM. Jadi, urus perceraian itu terjangkau, asal lewat jalur resmi.


Referensi

  • https://peraturan.mahkamahagung.go.id/produk/hkm-1-tahun-2019-tentang-e-court
  • https://perma.mahkamahagung.go.id/PERMA-No-1-Tahun-2023-tentang-Administrasi-Perkara-Elektronik
  • https://bphn.kemenkumham.go.id/dokumen/peraturan/uu-no-1-tahun-1974
  • https://kemenpppa.go.id/index.php/page/read/355/1381/panduan-perempuan-akses-keadilan-online
2026 © LAWYER MUSLIM
Added Successfully

Ketik di atas dan tekan Enter untuk mencari.