Daftar Notaris yang Terdaftar di Kemenkumham Resmi

- 1.
Cara Cek Notaris Terdaftar di Situs Resmi Kemenkumham
- 2.
Kenapa Harus Pilih Notaris yang Ada di Daftar Resmi?
- 3.
Apa Itu Notaris dan Apa Bedanya dengan PPAT?
- 4.
Daftar Notaris Nakal: Mitos atau Fakta?
- 5.
Lokasi dan Jumlah Notaris di Seluruh Indonesia
- 6.
Gaji dan Biaya Layanan Notaris: Mahal atau Wajar?
- 7.
Tips Memilih Notaris yang Aman dan Profesional
- 8.
Proses Verifikasi Online: Langkah demi Langkah
- 9.
Kesalahan Umum Saat Memilih Notaris
- 10.
Internal Link dan Rekomendasi Notaris Terpercaya
Table of Contents
daftar notaris yang terdaftar di kemenkumham
Pernah gak sih lo ngerasa kayak lagi main tebak-tebakan waktu nyari notaris? Kayak, “ini beneran notaris apa cuma jago ngomong doang?” Nah, kalau iya—selamat! Lo gak sendirian. Di tengah hiruk-pikuk urusan hukum, properti, atau akta perusahaan, banyak dari kita malah kebingungan: mana notaris asli, mana yang cuma “notaris dadakan” ala sinetron? Untungnya, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) udah nyediain daftar notaris yang terdaftar di Kemenkumham biar kita gak salah langkah. Dan kali ini, kami—tim Lawyer Muslim—udah ngumpulin semua info penting soal itu, plus dikasih bumbu dialek Betawi, Jawa, Sunda, sama slang anak muda biar enak dibaca kayak ngobrol di warung kopi.
Cara Cek Notaris Terdaftar di Situs Resmi Kemenkumham
Mau tau notaris yang lo pake itu beneran atau cuma modal jas doang? Gampang banget, bro! Cukup buka situs resmi Kemenkumham, lalu cari menu “Layanan Publik” atau langsung aja ke bagian “Notaris”. Di sana, lo bisa masukin nama notaris atau nomor SK-nya buat verifikasi. Ini penting banget, apalagi kalau lo lagi ngurus jual-beli tanah—jangan sampe udah bayar DP ratusan juta, eh ternyata notarisnya gak ada di daftar notaris yang terdaftar di Kemenkumham. Ngenes banget, kan? Proses cek ini gratis, cepet, dan bisa dilakuin dari HP lo sendiri. Tinggal pastiin koneksi internet lancar, jangan sampai loading-nya lemot pas lagi butuh info darurat!
Kenapa Harus Pilih Notaris yang Ada di Daftar Resmi?
Nah, ini pertanyaan klasik tapi penting banget. Bayangin aja, lo percayain orang buat ngurus akta tanah seumur hidup lo—tapi ternyata dia gak punya izin resmi dari negara. Bisa-bisa surat lo ditolak di kantor pertanahan, atau malah dipalsuin! Makanya, selalu pastiin notaris yang lo pilih ada di daftar notaris yang terdaftar di Kemenkumham. Soalnya, notaris yang terdaftar udah lewat ujian ketat, magang bertahun-tahun, dan diawasi oleh Majelis Pengawas Daerah (MPD). Mereka juga wajib ikut pelatihan berkelanjutan. Jadi, gak cuma jago ngomong Latin, tapi juga paham betul aturan hukum yang berlaku. Dalam bahasa Sunda mah, “lebih hade percaya ka nu resmi, sanajan lemes tapi aman.”
Apa Itu Notaris dan Apa Bedanya dengan PPAT?
Banyak orang masih campur-aduk antara notaris dan PPAT. Padahal, bedanya jelas banget! Notaris itu pejabat umum yang berwenang bikin akta otentik terkait perdata—misalnya akta pendirian PT, perjanjian kawin, atau wasiat. Sementara PPAT (Pejabat Pembuat Akta Tanah) fokus ke urusan pertanahan: jual beli, balik nama, hak guna bangunan, dll. Tapiii… sejak 2015, banyak notaris juga merangkap jadi PPAT. Artinya, mereka punya dua kompetensi sekaligus. Yang penting, baik notaris maupun PPAT harus ada di daftar notaris yang terdaftar di Kemenkumham—soalnya Kemenkumham yang ngatur lisensi mereka. Kalau gak ada namanya di situ, ya… “waduh, Pak, jangan-jangan ini notaris abal-abal?”
Daftar Notaris Nakal: Mitos atau Fakta?
Jujur aja—iya, ada. Tapi jumlahnya sedikit banget dibanding ribuan notaris jujur yang tersebar di seluruh Indonesia. Kasus “notaris nakal” biasanya melibatkan pemalsuan tanda tangan, penggelapan dokumen, atau bikin akta fiktif. Tapi tenang! Kemenkumham punya sistem pengawasan ketat. Kalau ada laporan, MPD bakal langsung turun tangan. Bahkan, notaris yang terbukti bersalah bisa dicabut izinnya—dan masuk daftar hitam. Jadi, selama lo pilih notaris yang masih aktif di daftar notaris yang terdaftar di Kemenkumham, risiko ketemu “notaris nakal” itu kecil banget. Ingat pepatah Betawi: “Lebih baik nanya dulu, daripada nyesel kemudian!”
Lokasi dan Jumlah Notaris di Seluruh Indonesia
Menurut data terbaru Kemenkumham (2025), Indonesia punya lebih dari 12.000 notaris yang tersebar di 34 provinsi. DKI Jakarta jadi wilayah dengan jumlah notaris terbanyak—sekitar 2.800 orang! Disusul Jawa Barat (1.900), Jawa Timur (1.600), dan Sumatera Utara (750). Tapi jangan salah, di daerah pelosok kayak Papua atau Maluku juga ada notaris resmi, meski jumlahnya terbatas. Yang penting, semua nama mereka bisa lo temuin di daftar notaris yang terdaftar di Kemenkumham. Berikut tabel distribusi kasarnya:
| Provinsi | Jumlah Notaris (2025) |
|---|---|
| DKI Jakarta | 2.800 |
| Jawa Barat | 1.900 |
| Jawa Timur | 1.600 |
| Sumatera Utara | 750 |
| Sulawesi Selatan | 620 |
| Bali | 410 |
| Papua | 85 |

Gaji dan Biaya Layanan Notaris: Mahal atau Wajar?
Banyak yang mikir, “Wah, notaris pasti kaya raya!” Tapi faktanya, gaji staff notaris—yang kerja di kantor notaris—cuma berkisar antara IDR 3–6 juta per bulan, tergantung lokasi dan pengalaman. Sementara notaris sendiri? Penghasilannya variatif banget. Di kota besar, tarif bikin akta PT bisa IDR 2–5 juta, akta jual beli tanah IDR 5–15 juta, tergantung nilai transaksi. Tapi inget—tarif ini udah diatur dalam Peraturan Pemerintah, jadi gak boleh seenaknya naikin harga. Yang penting, pastiin lo bayar ke rekening resmi kantor notaris, bukan ke rekening pribadi. Dan lagi-lagi, cek dulu apakah dia ada di daftar notaris yang terdaftar di Kemenkumham—biar lo tau lo bayar ke profesional, bukan ke calo!
Tips Memilih Notaris yang Aman dan Profesional
Jangan asal pilih notaris cuma karena deket rumah atau direkomendasi tetangga. Cek dulu:
- Apakah namanya ada di daftar notaris yang terdaftar di Kemenkumham?
- Apakah kantornya resmi, punya papan nama jelas?
- Apakah dia ramah, jelas menjelaskan proses, dan gak buru-buru minta DP?
- Ada review online-nya gak? (Tapi hati-hati sama fake review!)
Proses Verifikasi Online: Langkah demi Langkah
Biar gak bingung, ini panduan simpel buat cek daftar notaris yang terdaftar di Kemenkumham:
- Buka browser, kunjungi https://notaris.kemenkumham.go.id
- Klik “Pencarian Notaris” di menu atas
- Masukkan nama lengkap notaris atau nomor SK
- Klik “Cari”
- Lihat status: “Aktif”, “Nonaktif”, atau “Diberhentikan”
Kesalahan Umum Saat Memilih Notaris
Kami sering nemu klien yang nyesel karena:
- Pilih notaris cuma karena “murah”—eh, ternyata akta-nya ditolak di BPN
- Gak cek daftar notaris yang terdaftar di Kemenkumham karena “malas buka laptop”
- Percaya notaris yang janji “proses 1 hari selesai”—padahal prosedur resmi butuh waktu
- Bayar tunai tanpa kwitansi resmi
Internal Link dan Rekomendasi Notaris Terpercaya
Kalau lo masih bingung cari notaris yang aman, kami di Lawyer Muslim rutin update profil notaris terverifikasi di seluruh Indonesia. Lo juga bisa eksplor kategori lengkap soal profesi hukum di Profesi. Buat contoh nyata, cek profil Notaris PPAT Charles Hermawan SH Terpercaya—dia salah satu notaris yang aktif di daftar notaris yang terdaftar di Kemenkumham dan punya track record bersih selama 15 tahun. Jadi, gak usah khawatir lagi deh!
Pertanyaan Umum Seputar Daftar Notaris yang Terdaftar di Kemenkumham
Bagaimana cara cek notaris terdaftar?
Cara cek notaris terdaftar sangat mudah: kunjungi situs resmi Kemenkumham di https://notaris.kemenkumham.go.id, lalu masukkan nama atau nomor SK notaris di kolom pencarian. Pastikan statusnya “Aktif” untuk memastikan dia termasuk dalam daftar notaris yang terdaftar di Kemenkumham dan berhak membuat akta otentik.
Apakah ada notaris nakal?
Meski jarang, kasus notaris nakal memang pernah terjadi—seperti pemalsuan dokumen atau penggelapan. Namun, Kemenkumham dan Majelis Pengawas Daerah (MPD) memiliki mekanisme pengawasan ketat. Risiko ketemu notaris nakal bisa diminimalkan dengan selalu memverifikasi nama di daftar notaris yang terdaftar di Kemenkumham sebelum menggunakan jasanya.
Berapa gaji staff notaris?
Gaji staff notaris di Indonesia rata-rata berkisar antara IDR 3 juta hingga IDR 6 juta per bulan, tergantung lokasi dan pengalaman. Namun, angka ini tidak mencerminkan penghasilan notaris itu sendiri, yang biasanya jauh lebih tinggi karena berdasarkan fee per layanan. Yang penting, pastikan kantor tempat mereka bekerja terhubung dengan notaris yang ada di daftar notaris yang terdaftar di Kemenkumham.
Bagaimana cara memilih notaris?
Pilih notaris yang namanya tercantum di daftar notaris yang terdaftar di Kemenkumham, memiliki kantor resmi, memberikan penjelasan jelas, dan tidak meminta pembayaran di luar prosedur. Hindari notaris yang menjanjikan proses instan atau tarif jauh di bawah standar—bisa jadi itu tanda bahaya. Selalu prioritaskan legalitas daripada kenyamanan sesaat.
References
- https://notaris.kemenkumham.go.id
- https://peraturan.bpk.go.id
- https://jdih.kemenkumham.go.id
- https://mpd-notaris.kemenkumham.go.id






